Besarnya Beban Suami. Terus Ke N3raka,Tak Dipandang Allah Jika Biarkan Isteri Buat Hal Ini…

Bukan mudah bergelar seorang suami, jadi suami bermakna kaum Adam bersedia galas tanggungjawab yang lebih berat dari gunung, Isteri tak solat suami tanggung dosaa, isteri buat maksiat suami tanggung dosaa, isteri buka aurat lagi lah suami tanggung dosaa. Kadang kala ada jenis suami yang suka isterinya tayang aurat dengan pakai pakaian jarang hingga tersembul segala yang ada, ketahuilah bahawa kalian sedang menempah tiket perjalanan terus ke n3raka!

Suami mempunyai tanggung jawab besar kepada isteri dan anak-anaknya. Kerana semua yang perkara yang dipelakukan oleh anak dan isterinya saat hidop di dunia nanti akan disoal oleh ALLAH di alam sana. Sebagai contoh, misal Anda baik, solat tak tinggal, sentiasa bersedekah tapi si isteri rambut tebuan buka tunjuk sana sini, pakai pulak baju ketat ibarat tak berbaju maka seksa lah suaminya di alam sana kelak walaupun suaminya seorang yang taat kepada ALLAH. Firman Allah mengatakan:

“Katakanlah kepada orang laki–laki yang beriman, “Hendaklah mereka menahan pandanganya, dan memelihara kemaIuannya; yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka, sesungguhnya Allâh maha mengetahui apa yang mereka perbuat.”

Katakanlah kepada wanita yang beriman, “Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak dari padanya. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung ke dadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya, kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putera–putera mereka, atau putera–putera suami mereka, atau saudara-saudara laki-laki mereka, atau putera-putera saudara laki-laki mereka, atau putera-putera saudara perempuan mereka, atau wanita-wanita islam, atau budak-budak yang mereka miliki, atau pelayan-pelayan laki-laki yang tidak mempunyai keinginan (terhadap wanita) atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat wanita. Dan janganlah mereka memukuIkan kakinya agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan. Dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allâh, wahai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung,” (QS. An-Nûr [24]:31).

Berdasarkan ayat di atas, perintah menutup aurat itu adalah wajib untuk semua muslimah, termasuk isteri kita. Oleh karena itu, sebagai seorang suami yang sholeh dan bijak, tentu kita harus menasehati pasangan hidup kita agar tidak mendapatkan doosa karena melalaikan perintah Allah SWT di atas. Terlebih, sebagai seorang suami itu memiliki tanggungjawab untuk mendidik anak-anak dan isterinya agar menjalankan perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya. Dimana semua amanah itu kelak akan dipersoal dan dihisab oleh Allah SWT.

Selain itu, jika seorang suami membiarkan isterinya mengumbar aurat maka ia akan termasuk dalam salah satu ciri laki-laki yang tidak akan dilihat Allah SWT pada hari Qiamat. Salah satunya adalah dayuts, yaitu laki-laki yang tidak punya rasa cemburu terhadap istrinya.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

“Ada tiga orang yang tidak akan dilihat Allah pada hari Qiamat: orang yang durhaka kepada kedua orang tuanya, wanita yang meniru gaya laki-laki, dan dayuts.”(HR. An Nasa’i dan Ahmad).

Adapun salah satu bentuk perbuatan diyatsah atau sikap laki-laki dayyuts yaitu membiarkan istrinya tidak menutup aurat. Sebab, menutup aurat adalah kewajiban seorang muslimah. Tidak ada satu pun ulama yang mengingkari kewajiban menutup aurat. Sedangkan aurat wanita menurut jumhur ulama adalah seluruh tubuhnya kecuali wajah dan telapak tangan.

Oleh itu, jika kita sebagai seorang suami tidak ingin terkategori dalam ciri laki-laki dayuts, maka mulai saat ini kita nasihati isteri kita secara ma’ruf, baik langsung maupun tidak langsung.

Cara menasihat langsung misalnya dengan menjelaskan perintah Allah SWT tentang kewajiban menutup aurat bagi perempuan muslim, tentu menasihatinya dengan cara ma’ruf tanpa harus membentak atau memarahinya.

Sementara cara menasihati tidak langsung misalnya dengan memberikan video ceramah-ceramah atau buku-buku tentang kewajiban menutup aurat. Semoga kita para suami diberikan kesabaran dan kelapangan hati untuk mendidik isteri kita agar menjadi lebih baik lagi.

Waallahu’alam.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*